Selasa, 19 Juni 2012

HIDUP ADALAH PILIHAN

Ada 2 bibit yang terhampar disebuah ladang yang subur. Bibit pertama berkata "aku ingin tumbuh besar, aku ingin menjejekkan akarku dalam-dalam tanah ini, dan menjulangkan tunasku di atas tanah yang keras ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi, aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku".

DAN BIBIT ITUPUN TUMBUH MAKIN MENJULANG.

Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut jika kutanamkan akarku ini kedalam tanah, aku tak tahu, apa yang akan aku temukan didalam sana, bukankah disana sangat gelap ??. dan jika ku teroboskan keatas, bukankah keindahan tunasku akan hilang ?, tunasku ini pasti akan terkoyak.
Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput pasti akan mencoba memakannya, dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha mencabutku dari tanah. Tidak akan lebih baik, jika aku menunggu semuanya aman".

DAN BIBIT ITUPUN MENUNGGU, DALAM KESENDIRIAN.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

RENUNGAN 
Memang selalu ada pilihan dalam hidup, selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup.
Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan GAGAH, dan karena hidup itu pilihan, maka PILIHLAH dengan BIJAK. ^_^

Kawan.!!
HARAPAN ITU MASIH ADA..

2 komentar: